Cara Mencegah Stroke Pada Remaja

Cara Mencegah StrokeStroke merupakan salah satu penyakit umum yang banyak terjadi. Tidak hanya pada orangtua, namun stroke juga memiliki resiko tinggi terhadap remaja apa saja cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya? untuk lebih jelas, simak penjelasannya dibawah ini.

Resiko stroke pada usia mudah semakin hari semakin meningkat, banyak anak usia muda dan remaja terserang stroke iskemik. Hal ini terjadi akibat adanya gangguan pembuluh darah dan akhirnya menghambat sirkulasi darah keotak. Ketika terserang stroke tentunya hal ini menjadi masa sangat sulit bagi para remaja terlebih jika mereka masih duduk dibangku sekolah.  Penyebab Stroke pada remaja bisa terjadi karena kelebihan berat badan yang dapat menyebabkan diabetes. Diabetes merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan stroke iskemik diusia muda. Selain itu resiko stroke juga akan semakin meningkat pada remaja yang merokok.

Cara Mencegah Stroke Pada Remaja.

Remaja yang mengalami stroke biasanya akan mengalami kesulitan untuk mengingat, membaca, dan mengolah emosi. Namun, stroke pada usia muda umumnya akan lebih mudah untuk kembali normal dan proses pemulihan akan lebih baik. Hal ini karena penderita stroke yang lebih muda memiliki otak yang lebih tanggung untuk membantu proses penyembuhan dan membantu bagian lain yang terkena stroke.

Stroke merupakan salah satu penyakit mematikan yang harus anda cegah dari sekarang baik pada remaja atau orangtua. Berikut adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegahnya :

  1. Menjaga berat badan yang ideal.
    Obesitas merupakan salah satu penyebab dari stroke usia remaja, maka olahraga teratur merupakan salah satu cara yang tepat untuk mengatasinya. Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang dapat membantu untuk membakar lemak dan kalori sehingga mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah.
  2. Berhenti merokok.
    Penderita yang mengalami stroke dapat membaik dengan berhenti merokok, hal ini telah dibuktikan karena berhenti merokok dapat membantu untuk penyembuhan kerusakan akibat stroke dan secara otomatis dapat menurunkan risiko stroke pada usia muda.
  3. Diet makanan yang rendah lemak.
    Diet rendah kalori adalah salah satu jenis diet yang bertujuan untuk mengurangi kadar lemak pada tubuh agar tetap normal. Penerapan diet ini dapat mencegah dan mendukung proses terapi pengobatan stroke. Contoh makanan yang mengandung rendah lemak yaitu, sayuran, buah, dan gandum utuh.
  4. Rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah.
    Melakukan cek tekanan darah dengan rutin merupakan satu hal penting bagi setiap orang. Banyak orang yang jarang untuk mengecek tekanan darah sehingga tidak tahu bahwa dirinya terkena hipertensi. Hal ini tentunya akan sangat berbahaya karena hipertensi yang tidak ditangani akan menyebabkan penyakit stroke.

Itulah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah stroke pada usia mudah semoga informasi yang kami berikan dapat membantu anda untuk terus lebih waspada terhadap penyakit stroke karena stroke merupakan penyakit berbahaya yang dapat mengancam nyawa siapa saja.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *