Cara Mengatasi Depresi Setelah Stroke

Cara Mengatasi DepresiSaat seseorang mengalami stroke biasanya akan menimbulkan gejala seperti susah tidur dan depresi. Mengapa hal ini bisa terjadi?bagaimana saja cara untuk mengatasinya?untuk lebih jelas, mari kita simak ulasannya dibawah ini.

Depresi merupakan suatu kondisi medis berupa perasaan sedih yang berdampak negatif terhadap pikiran, tindakan, perasaan, dan kesehatan mental seseorang. Pada umumnya, penderita stroke akan mengalami perubahan mood seperti mudah marah dan sering mengalami cemas. Depresi terbentuk dari yang kuat dalam diri, dan menunjukan gejala yang lebih dari kesedihan. Gejala yang mungkin dialami oleh penderita stroke yang mengalami depresi yaitu perasaan negatif dan pesimis, suka menangis, sulit tidur, dam hanya sedikit melakukan aktivitas.

Cara Mengatasi Depresi Pada Penderita Stroke

Cara Mengatasi Depresi Pada Penderita Stroke

Apa sebabnya penderita stroke mengalami depresi?

Stroke merupakan salah satu penyakit yang dapat memancing emosi seperti kemarahan alasan mengapa penderita stroke sering marah dan mengalami depresi yaitu salah satunya karena mereka mengalami cacat. Cacat tersebut akan menyebabkan penderita kehilangan beberapa keterampilan fisik. Selain itu depresi juga bisa diakibatkan oleh beberapa jenis stroke dapat mempengaruhi daerah otak yang mengontrol mood. Membaiknya depresi akibat stroke ini tidak bisa lepas dari peran keluarga atau kerabat terdekat yang membantu atau memberi dukungan.

Bagaimana cara mengatasi depresi setelah stroke?

Untuk mengatasi depresi setelah stroke anda bisa mencobanya untuk berusaha mengalihkan diri sesibuk mungkin. Ketika pada saat anda mengalihkan diri untuk tidak menjadi marah, hal ini akan membantu anda untuk mengurangi kesedihan yang dialami contohnya bergabung dengan komunitas pendukung atau mendapatkan bantuan profesional dari seorang terapis melalui konseling. Anda juga bisa melakukan terapi terilaku yang bisa singkirkan gaya berpikir negatif atau cognitive behavioural therapi. Terapi tersebut dapat mempengaruhi bagaimana mereka merasa emosional dan fisik, sehingga mengubah perilakunya. Penekanan pada aspek kognitif atau perilaku terapi dapat bervariasi, tergantung pada kondisi pasien.

Baca juga : Lakukan Terapi Ini Untuk Sembuhkan Stroke Ringan.

Bagi anda orang terdekat penderita stroke sebaiknya harus bisa mengambil hati orang tersebut karena bisa mengurangi depresi. Demikian penjelasan tentang cara mengatasi depresi setelah stroke semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca.

One thought to “Cara Mengatasi Depresi Setelah Stroke”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *