Waspada Ibu Hamil Memiliki Risiko Terkena Stroke

Ibu Hamil Memiliki Risiko Terkena StrokeStroke merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja termasuk ibu hamil. Kondisi ini dapat meningkat terutama pada seseorang yang memiliki pola hidup yang buruk.

Stroke merupakan penyakit yang sering menyerang seseorang yang lanjut usia, namun wanita hamil juga memiliki resiko tinggi terkena stroke. Bahaya stroke pada ibu hamil yaitu bisa mengancam nyawa ibu dan sang buah hati yang sedang dikandungnya. Stroke pada ibu hamil tidak bisa dianggap sepele karena jika tidak dilakukan penanganan yang tepat bisa menyebabkan keduanya tidak terselamatkan.

Penyebab stroke pada ibu hamil umumnya terjadi karena terdapat riwayat stroke dari keluarga yang menderita stroke. Selain itu juga wanita hamil yang memiliki penyakit seperti diabetes, hipertensi dan obesitas memiliki resiko yang sangat tinggi terhadap penyakit stroke. Untuk mencegah terjadinya penyakit stroke ibu hamil bisa melakukannya dengan hal kecil contohnya menghindari stres, tetap melakukan kegiatan secara aktif, dan selalu berkonsultasi kepada dokter untuk memeriksakan kandungannya.

Risiko Terkena Stroke Pada Ibu Hamil

Waspada Ibu Hamil Memiliki Risiko Terkena Stroke

Bagi ibu hamil sangat penting untuk mengetahui gejala-gejala stroke yang datang dan menyerang kapan saja yaitu diantaranya :

  1. Penglihatan menjadi ganda.
    Gejala ini mungkin saja menjadi salah satu gejala stroke yang langka, namun bisa saja terjadi dan diakibatkan karena pembesaran pembuluh darah pada otak akibat dinding pembuluh darah yang lemah.
  2. Sakit kepala.
    Gejala yang lainnya yaitu timbulnya sakit kepala yang datang secara terus menurus dalam jangka waktu yang  lama tidak hilang selama masa kehamilan mungkin saja menjadi tanda-tanda penyakit stroke. Gejala sakit kepala ini mungkin akan sangat terasa bila dibandingkan dengan sakit kepala biasa.
  3. Vertigo.
    Wanita yang mempunyai penyakit darah tinggi akan beresiko terkena stroke. Memiliki tekanan darah tinggi akan mempengaruhi fungsi dari pembuluh darah yang ada di belakang otak, dimana pembuluh darah ini berfungsi untuk mengendalikan keseimbangan.
  4. Kejang-kejang.
    Gejala utama stroke yaitu terjadinya kejang-kejang dan tanda dari stroke hemogarik. Gejala tersebut dapat terjadi jika tekanan darah seseorang cukup tinggi.

Bila pada saat kehamilan mengalami gejala-gejala tersebut sebaiknya jangan diabaikan karena bisa saja akan berdampak buruk bagi kondisi  ibu dan janin yang ada dalam kandungan. Segera periksakan kondisi lebih lanjut ke dokter kandungan agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *